Pengikut

Thursday, July 22, 2010

DAN KITA PUN TAKJUB

Kita sama-sama takjub. Tatapan kita di titik yang sama.Tenggelam dalam kesalehan yang sepadan.Jiwa kita sama-sama merindu.siapa lagi yang dapat meredakan kerinduan kita?.Gerak hati kita selalu ingin naik.Di atas sana,kepAripurnaan tergenggam.Tapi kita harus tetap turun,kembali di titik yang bukan lagi titik.Dan kita berkelahi dengan kesemuan.Bahkan bertengkar tentang jiwa-jiwa yang tersesat.Kuperinci semua yang berhimpun.Kuuraikan segala defenisi.Tapi yang kudapati,hanya kita yang berhadap-hadapan.Kau merinduiku untuk kembali.Kurindui dirimu lebur bersamaku.Tapi aku selalu terjatuh.sementara dirimu tetap tersucikan.Kurindui apa adamu...sebagaimana asalmu.Namun,semakin kumerindu,kau makin jauh.Kubermunajat agar kau bukan yang tak terjangkau.kuteguhkan segala azamku.Semua wujudku telah kupersembahkan.Bahkan wajahku telah fana di wajahmu.Namun,ketidakberdayaanku semakin sempurna.Jiwaku meratap dalam tengadah.Kurindui yang merindukanku.Daya-dayaku telah terpasung.terpenjara di keheningan.tercabik-cabik oleh kamalmu.Dikoyak oleh jalalmu.Di lembah yang suci,kau bertajalli.Perkasa dalam kelembutanmu.Seraya mendekap semua letihku kau berbisik,"kenali aku apa adanya!!!".

2 comments:

Muhammad Basri,ST.MM said...

masya Allah..Subhanallah

cenningati said...

he he he...thanks dinda atas kunjungannya