Pengikut

Wednesday, July 21, 2010

JEJAK TAK BERTUAN

Jejak tak bertuan mengganggu benakku, ketika sudut gelap hatiku meretas dalam ketidakberdayaan, Engkau hadir menggugah kesadaranku karena Engkau ada untuk itu.
Jejak tak bertuan mengusik hijab jiwaku hingga kutersadar bahwa Engkau memang ada untuk itu. Peluhku mewangi, menelusuk ke relung-relung sanubariku bahwa Engkau hadir di setiap desahan nafasku, hanya Engkau yang begitu berani menyetubuhi nafasku. Kumohon jangan sempurnakan ketidakberdayaanku ini dalam kegamangan hatiku karena kutahu hanya Engkau yang berani mencumbu nafasku. Kuingin untuk tidak ingin menafikan diriMu karena Engkau tak pernah menafikan diriku. Kutahu bahwa aku tak pernah tahu jika hanya diriMu yang mampu mengajarkanku arti sebuah kekhilafan.
Dan …. Kau pun hadir kembali menelisik kisi-kisi jiwaku. Kumohon…. jangan pernah berhenti untuk mendekap jiwaku karena hanya Engkau penuntun qalbuku. Kumohon jangan pernah bosan untuk mengajarkanku mengenali percikan cintaMu karena Engkaulah cinta sejatiku. Kupinta selalu semoga Kau tak pernah jemu menunjukkan kepadaku bahwa betapa hanya cinta yang mampu menjawab semuanya.
Jejak tak bertuan menggugah asaku bahwa Kau hadir di setiap saat, bahwa kau begitu indah dari segala sesuatu yang terindah yang pernah kulihat. Tak ada yang menyamaiMu… sedikitpun tidak pernah ada yang bisa mengalahkan keindahanMu karena Kaulah yang Maha Indah. Kupinta kepadaMu menampaklah dalam rupaMu yang terindah kepadaku agar aku terpercik aroma indah surgawiMu.
Lalu….aku pun menyisiri jejak-jejak tak bertuan itu. Sesaat, fanalah keangkuhanku bahwa Engkau Maha Suci dan tersucikan dari segalanya. Sejenak kuterpaku…. Engkau begitu indah!! Ah …andaikan hijabku telah sirna, maka ingin rasanya agar Engkau merengkuh diriku dalam dekapanMu dan mendamaikan jiwaku. Kumohon bawalah aku menyisiri lautan tajalliMu, tuntun jiwaku untuk menyaksikan taman langitMu. Kumohon utuslah mitra samawiku kepadaku agar dia bisa mengajarkanku sebahagian dari kosakataMu dan mengajarkanku untuk mengaksarakan cintaMu. Dan … jejak tak bertuan telah lebur dalam kekosongan. Dia kosong…. tapi ada!!.benar-benar ada tapi kosong. Dan … jejak tak bertuan meretas dalam kechaosan…benar-benar lebur dalam kesirnaan. Hanya sirrMu yang ada, karena hanya engkaulah yang ada dan segalanya yang bukan Engkau tak ada. Ah … Kamu benar-benar jejak tak bertuan.

No comments: