Engkau menabuh kesunyian,yang melantunkan ritme keselarasan.Nadimu menjadi pusat tatapan.Karena keangkuhanmu telah dikebiri.Siapa yang akan kau mintai fatwa,
jika hatimu tak pernah lagi diam.Biarkan hatimu senyap dari berbagai pertengkaran duniawi.Bahkan dirimu,biarkan dia lenyap.Hingga yang tertinggal hanyalah kekosongan.Karena hingar bingar itu hanya wahm belaka.dan itu jika hatimu tak berfungsi.Kini,kembalilah di kesunyianmu dan berthawaflah pada kekosongan.Di sana engkau lihat siksa adalah kasih sayang.ujian adalah kelemahlembutan RahmatNya.dan semua cobaan adalah pertanda bahwa DIA hendak membersihkanmu.Bahkan kau akan melampaui semua itu.Karena kau mengorbit mengelilingi ketiadaan.Dan apakah ketiadaan itu?Hanya hatimu yang bisa berfatwa tentang itu.(14122009,ketika kesunyian mencumbu pemahamanku)
Bukankah imanmu itu adalah dirimu sendiri?Bukankah engkau bersifat dengan Ad din yang mengajarkanmu keselamatan?dan bukankah semua perbuatan baikmu adalah engkau berbuat seakan-akan Tuhanmu engkau lihat,atau setidaknya engkau yakin bahwa DIA melihatmu.Maka telititilah semua wujud-wujud pemahaman itu atas dirimu.Adakah itu mewujud padamu?ataukah itu semua hanyalah pengakuanmu belaka lantaran engkau sesungguhnya terhijab dariNya?(Makassar,03082010)
jika hatimu tak pernah lagi diam.Biarkan hatimu senyap dari berbagai pertengkaran duniawi.Bahkan dirimu,biarkan dia lenyap.Hingga yang tertinggal hanyalah kekosongan.Karena hingar bingar itu hanya wahm belaka.dan itu jika hatimu tak berfungsi.Kini,kembalilah di kesunyianmu dan berthawaflah pada kekosongan.Di sana engkau lihat siksa adalah kasih sayang.ujian adalah kelemahlembutan RahmatNya.dan semua cobaan adalah pertanda bahwa DIA hendak membersihkanmu.Bahkan kau akan melampaui semua itu.Karena kau mengorbit mengelilingi ketiadaan.Dan apakah ketiadaan itu?Hanya hatimu yang bisa berfatwa tentang itu.(14122009,ketika kesunyian mencumbu pemahamanku)
Bukankah imanmu itu adalah dirimu sendiri?Bukankah engkau bersifat dengan Ad din yang mengajarkanmu keselamatan?dan bukankah semua perbuatan baikmu adalah engkau berbuat seakan-akan Tuhanmu engkau lihat,atau setidaknya engkau yakin bahwa DIA melihatmu.Maka telititilah semua wujud-wujud pemahaman itu atas dirimu.Adakah itu mewujud padamu?ataukah itu semua hanyalah pengakuanmu belaka lantaran engkau sesungguhnya terhijab dariNya?(Makassar,03082010)
No comments:
Post a Comment